Serba Ekonomi

Home » Uncategorized » Sejarah Nilai Tukar Rupiah

Sejarah Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar rupiah merupakan salah satu hal yang sangat diberi perhatian bagi mereka yang bergelut dalam bidang perekonomian Indonesia.

Sejarah Nilai Tukar Rupiah

6 Maret 1946 Nilai 1 rupiah (Rp 1,-) menjadi 3 sen.

Rp 1,- Jepang disamakan dengan 3 sen uang NICA dan dinyatakan sebagai pengganti uang Jepang di daerah yang diduduki sekutu.

7 Maret 1946 Devaluasi rupiah sebesar 29,12 %.

Semula 1 USD (US $) sama dengan Rp 1,88 menjadi Rp 2,6525.

20 September 1949 Devaluasi rupiah 1 USD (US $) sama dengan Rp 3,80.
2 Nopember 1949 INDONESIA MENETAPKAN RUPIAH SEBAGAI MATA UANG RESMI
Pebruari 1952 Devaluasi rupiah sebesar 66,67 % sehingga 1 USD (US $) sama dengan Rp 11,40.
25 Agustus 1959 Uang kertas Rp 1.000,- dan Rp 500,- dinyatakan susut nilainya sehingga menjadi tinggal 10 % nya saja.

Simpanan di bank yang nilainya lebih dari Rp 25.000,- dibekukan.

Pada saat itu 1 USD (US $) sama dengan Rp 45,-

September 1959 1 USD (US $) sama dengan Rp 250,-
Desember 1959 1 USD (US $) sama dengan Rp 550,-
Januari 1960 1 USD (US $) sama dengan Rp 1.960,-
Desember 1962 1 USD (US $) sama dengan Rp 1.300,-
Januari 1963 1 USD (US $) sama dengan Rp 1.900,-
Januari 1964 1 USD (US $) sama dengan Rp 2.000,-
Desember 1964 1 USD (US $) sama dengan Rp 4.700,-
Desember 1965 1 USD (US $) sama dengan Rp 35.000,- (kejatuhan Bung Karno)
13 Desember 1965 Rp 1.000,- lama harus ditukar dengan uang baru dengan nilai sebesar Rp 1.000,-
17 April 1970 1 USD (US $) sama dengan Rp 378,-
23 Agustus 1971 Orde baru mulai memperbaiki perekonomian dengan melakukan devaluasi nilai rupiah.

Nilai uang rupiah dipotong 10 %

1 USD (US $) sama dengan Rp 415,-

Tahun 1978 Kebijakan yang dikenal dengan “Kenop 15” mematok 1 USD (US $) sama dengan Rp 625,-
29 Maret 1983 1 USD (US $) sama dengan Rp 970,-
Oktober 1988 1 USD (US $) sama dengan Rp 1.600,-
Sejak Oktober 1997 Rupiah dibiarkan mengambang bebas sesuai dengan pasar.

1 USD (US $) yang semula sama dengan Rp 2.300,- menjadi Rp 5.500,- dan seterusnya nilai rupiah terjun bebas. Depresi rupiah dalam puluhan persen dan ratusan persen tidak lagi terjadi dalam jangka waktu tahunan atau bulanan tapi harian.

April 1998 1 USD (US $) sama dengan Rp 17.200,- (kejatuhan Presiden Suharto)
Sejak April 1998 Nilai rupiah tak kunjung stabil dan saat ini berada dikisaran 1 USD (US $) kurang lebih

Rp 10.000,-

Tahun 1999 Terbit Undang Undang Nomor 24 Tahun 1999 tentang Devisa Bebas

Keluar masuk mata uang asing tidak dapat lagi dikontrol

15 Desember 2006 Kita punya Musium Bank Indonesia

Dikutip  dari Citilink Inflight Magazine, edisi Agustus 2009

 

Rangkuman pendapat (disarikan dari pendapat Ibu Aviliani/pengamat ekonomi dengan penambahan) :

 

  • Pinjaman Indonesia masih banyak
  • Industri di Indonesia sebagian besar masih pakai bahan baku import
  • Keluar masuk mata uang asing tidak dapat lagi dikontrol
  • Pengusaha dan dunia usaha di indonesia juga bingung karena keluar masuk mata uang asing tidak terkontrol
  • Spekulan mata uang asing mengambil peran
  • Lebih baik impor barang daripada memproduksi barang
  • Lebih baik jadi pedagang daripada jadi produsen
  • Nilai tambah berkurang, pengangguran meningkat
  • Rupiah atau ekonomi Indonesia selalu terguncang-guncang
  • Kesejahteraan rakyat compang camping
  • Perjuangan rupiah mencerminkan perjuangan bangsa Indonesia
  • Perjuangan para pemimpinnya
  • Pengorbanan rakyatnya
  • Rupiah bukan sekedar alat tukar tapi jati diri bangsa
  • Mari kita bantu Indonesia untuk hidupkan sektor ekonomi riil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

PILIHAN

%d bloggers like this: